ANALISA DAN DESAIN SISTEM
PELAYANAN ANTRIAN di BANK
DI
S
U
S
U
N
OLEH :
KELOMPOK 5
SherlyaLagu
WidyaBalantukang
Masita Adam
MirnawatySulaiman
ArleyPakaya
2013
A.
ANALISIS
SISTEM
Menurut
Pressman system yakni kegiatan menemukan atau mengidentifikasikan masalah,
mengevaluasi, membuat model serta membuat spesifikasi sistem.
Analisis
sistem (Systems Analysis) merupakan tahapan yang dilakukan setelah tahap perencanaan
sistem (Systems Planning) dan sebelum tahap perancangan atau desain sistem (Systems Design).Tahap analisis merupakan tahap
yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan didalam tahap ini akan menyebabkan
juga kesalahan di tahap selanjutnya. Dengan adanya proses ini diharapkan dapat menentukan sejauh mana
sistem dapat mencapai target yang di inginkan.
Dari proses analisis tersebut akan dihasilkan suatu laporan yang dapatdigunakan
untuk memperbaiki kesalahan ataupun kekurangan yang mungkin dimiliki system.
Antrian yang panjang sering
kali kita lihat di bank saat nasabah mengantri di teller untuk melakukan transaksi,
airport saat para calon penumpang melakukan check-in, di super market saat para
pembeli antri untuk melakukan pembayaran, di tempat cuci mobil :mobil antri untuk
dicuci dan masih banyak contoh lainnya. Di sector jasa, bagi sebagian orang
antri merupakan hal yang membosankan dan sebagai akibatnya terlalu lama antri,
akan menyebabkan pelanggan kabur. Hal ini merupakan kerugian bagi organisasi tersebut.
Antrian timbul disebabkan
oleh kebutuhan akan layanan melebihi kemampuan (kapasitas) pelayanan atau fasilitas
layanan, sehingga pengguna fasilitas yang tiba tidak bisa segera mendapat layanan
disebabkan kesibukan layanan. Pada banyak hal, tambahan fasilitas pelayanan dapat
diberikan untuk mengurangi antrian atau untuk mencegah timbulnya antrian. Akan
tetapi biaya karena memberikan pelayanan tambahan, akan menimbulkan pengurangan.
TEORI
ANTRIAN
Teori
antrian adalah teori yang menyangkut studi matematis dari antrian-antrian atau baris-baris
tunggu.Sebuah sistem pelayanan mencakup fasilitas pelayanan yang terdiri dari satu
atau lebih pelayan(server), yang akan memberikan jenis-jenis pelayanan khusus kepada
konsumen yang dating pada fasilitas pelayanan tersebut.
Menurut Siagian (1987),
antrian ialah suatu garis tunggu dari nasabah (satuan) yang memerlukan layanan dari
satu atau lebih pelayan (fasilitas layanan). Pada umumnya, sistem antrian dapat
diklasifikasikan menjadi sistem yang berbeda – beda di mana teori antrian dan simulasi
sering diterapkan secara luas.


Input Output
ASUMSI-ASUMSI
1. Sistem antrian multi channel-single phase
2. Disiplin antrian First Come First Out
3. Populasi yang dilayani tidak terbatas
4. Nasabah dilayani sesuai kebutuhan
5. Panjang antrian tidak terbatas
KomponenDasarAntrian
:
1. Input
2. Proses pelayanan
3. Output
4. Waktu antar kedatangan
5. Tingkat kedatangan
6. Waktu pelayanan
7. Tingkat pelayanan
DisiplinAntrian
:
1.First
In First Out(FIFO)adalah
system antrian yang mendahulukan yang dating lebih awal.
2.Last
In First Out (LIFO)adalah
yang dating terakhir akan lebih dahulu dilayani atau lebih dahulu keluar.
3.Service In Random Order(SIRO)pemanggilan didasarkan pada peluang secara acak, tidak jadi persoalan
siapa yang lebih dahulu datang.
4.Priority Service(PS) melayani lebih dahulu orang yang mempunyai prioritas lebih tinggi
dibanding orang yang mempunyai prioritas lebih rendah.
Untuk antrian dengan populasi tidak terbatas
dengan pelayanan majemuk disiplin antriannya berupa FCFS atau FIFO dimana pelanggan
pertama yang masuk lebih utama dilayani.
Jenis Sistem
Antrian
1. Single
channel –single phase
Sistem antrian
yang menggunakan satu jalur antrian kedatangan dan satu fasilitas pelayanan.






Input Output
2. Single
Channel- Multi Phase
Sistem antrian
yang memiliki jalur kedatangan yang bervariasi, tetapi memiliki satu pelayanan setiap
jalurnya.


Input Output
3. Multi
Channel- Single Phase
Merupakan sistem antrian
yang menggunakan hanya satu jalur kedatangan dan memiliki lebih dari satu fasilitas
pelayanan.


Input Output
4. Multi
Channel-Multi Phase
Sistem antrian
yang menggunakan jalur kedatangan yang bervariasi dan memiliki banyak pelayanan.


Input Output
B.
PERANCANGAN
SISTEM
Setelah
pelaksanaan analisis sistem maka tahap selanjutnya adalah rancangan sistem
(system design) yang menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.
Desain Sistem
Tiga
bagian desain aplikasi yang dibuat yaitu desain proses, desain basis data, dan desain
antarmuka (user interface).
Desain Proses
Desain
proses akan menjelaskan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam implementasi
program tanpa bergantung pada bahasa pemrograman tertentu. Desain proses
terdiri atas tiga desain proses utama yaitu: desain proses update nomor antrian,
desain proses update informasi kurs mata uang, dan yang ketiga adalah desain
proses update informasi lainnya.
Desain Proses Update Nomor
Antrian
Proses
update nomor antrian adalah proses yang berkelanjutan untuk menampilkan nomor
antrian dengan memanfaatkan basis data sebagai tempat penyimpanan data nomor antrian.
Data nomor antrian akan ter-update jika salah seorang CSO(Customer
Service Officer) menekan tombol melalui program controller yang ter-install
di komputernya untuk memanggil nasabah dengan nomor antrian berikutnya.
Sementara program tampilan utama yang dibahas dalam aplikasi ini akan berkelanjutan
per 1 detik untuk memeriksa apakah data nomor antrian di dalam basis data telah
berubah dengan data yang baru. Jika data ternyata telah berubah maka program
akan mengambil data nomor antrian itu beserta nomor loket CSO, dan mencatat ID
sebagai penanda kapan data terakhir kali berubah.
Desain Proses Update Informasi
Kurs Mata Uang
Proses
update informasi kurs mata uang ini adalah proses yang berkelanjutan untuk
menampilkan informasi kurs mata uang pada halaman program tampilan utama ini.
Data kurs diambil dari sebuah text file yang terdapat di lokasi tertentu
didalam server cabang. File ini sendiri merupakan kiriman dari server
yang ada di kantor pusat bank bersangkutan per periodik waktu, biasanya adalah
per 15 menit sekali dengan pertimbangan untuk menghindari beban pada jalur komunikasi
yang terlalu padat. Namun bagaimana proses pengiriman file dari server
kantor pusat ke server cabang itu sendiri tidak tercakup dalam pembahasan
pada penelitian kali ini.
Desain Proses Update Informasi
Lainnya
Proses
update informasi lainnya mencakup informasi suku bunga, teks berjalan,
serta konten video. Informasi suku bunga serta informasi untuk teks berjalan oleh
program tampilan utama ini diambil dari sebuah text file yang berada pada
lokasi tertentu di dalam server cabang, yang merupakan kiriman dari server
yang ada di kantor pusat. Begitu juga video yang hendak ditampilkan di
halaman program tampilan utama berasal dari file video hasil kiriman dari
server kantor pusat dan ditempatkan pada lokasi tertentu di dalam server cabang.
Berbeda dengan proses update informasi kurs mata uang, file informasi
suku bunga, teks berjalan, dan file video ini tidak dikirim secara terus
menerus tiap 15 menit sekali oleh server kantor pusat, melainkan dalam periode
waktu yang lebih lama, yaitu satu hari sekali, atau bahwa bisa lebih dari sebulan
sekali, contohnya informasi suku bunga yang bersifat konsisten untuk satu bulan
ke depan. Oleh karena proses pengambilan informasi oleh program tampilan utama dari
server di cabang hanya dilakukan satu kali saja, yaitu pada saat program
pertama kali dinyalakan, untuk seterusnya ditampilkan secara terus menerus.
Proses ini dapat dilihat pada gambar di bawah :

Desain Proses Desain Proses Desain Proses
Update Nomor Antrian Informasi
kurs Mata Uang Update Informasi Lainnya
Desain Basis Data
Untuk
menyimpan nomor antrian di dalam sistem antrian ini dibuatkan sebuah basis data
yang relasinya.menunjukkan Entity Relationship Diagram serta hasil pemetaan dari
nomor antrian. Data yang disimpan tidakmempunyai ketergantungan pada bahasa pemrograman
yang akan digunakan. Data disimpan sedemikian rupa sehingga penambahan,
pengambilan dan perubahan data dapat dilakukan dengan mudah dan terkontrol.

Desain Antarmuka
Antarmuka
pada program tampilan utama sistem antrian ini didesain sedemikian rupa sehingga
dapat menyajikan semua informasi yang dimiliki.Informasi yang hendak ditampilkan
yaitu: informasi nama cabang, informasi nomor antrian,informasi kurs mata uang,
informasi tabel suku bunga, informasi pada teks berjalan, serta konten video.
desainantarmukapada program tampilanutamasistemantrian.

Pada
desain antarmuka di atas, dapatdilihat bahwa semua informasi yang dibutuhkan sudah
dapat disajikan. Di sebelah kiri halaman terdapat informasi nama bank, tanggal dan
waktu, nomor antrian, dan informasi kurs mata uang. Di sebelah kanan terdapat konten
video dan table suku bunga.Di bagian bawah halaman dipakai untuk menampilkan informasi
pada teks berjalan.
DAFTAR
PUSTAKA
http://repository.amikom.ac.id/files/publikasi_07.12.2355.pdf
HendraDinatadanLisanaUniversitas
Surabaya hdinata@ubaya.ac.id dan lisana@ubaya.ac.id
untuk download file nya, silahkan klik
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |









0 comments: